Dimanakah Kearifan Bangsa ini? Pondok Pesantren Hangus dibakar

Dimanakah Kearifan Bangsa ini Pondok Pesantren Hangus dibakarPada Hari Kamis, 29 Desember 2011 Kompleks Pesantren Muslim bemazhab Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dibakar massa. Sekitar pukul 10.00 pagi, ratusan massa dari berbagai desa di Kecamatan Omben dan Karang Penang menyerbu Pusat Islam Syiah di Madura. Sambil mengumandangkan takbir, massa dari Islam Sunni itu membakar mushala, madrasah, asrama dan rumah pemimpin muslim Syiah Sampang, Ustad Tajul Muluk.

Kita tahu bahwa Persatuan Sunni Syiah di Indonesia telah dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kepala Bagian Operasional Polres Sampang, Komisaris Zainuri, mengatakan karena kalah jumlah, polisi belum bisa masuk ke lokasi. Polisi masih menunggu bantuan dari Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Resor Pamekasan, kabupaten di sebelah timur Sampang.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Nasehat Tasawuf Imam al-Ghozali; Enam Pertanyaan Imam al-Ghazali

Nasehat Tasawuf Imam al-Ghozali; Enam Pertanyaan Imam al-GhazaliSuatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau bertanya bebeapa hal.

Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?. ”

Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam al-Ghazali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

Lalu Imam al-Ghazali meneruskan pertanyaan yang kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.

Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar, ujarnya, adalah “MASA LALU.”

Baca tulisan ini lebih lanjut

Berita Dunia; Rusia, Cina Blok Resolusi Anti-Suriah

Berita Dunia; Rusia, Cina Blok Resolusi Anti-Suriah, Rusia dan China telah memblokir rancangan resolusi PBB yang menyerukan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada pemimpin oposisi.

Rusia dan China pemilik hak veto di Dewan Keamanan menolak resolusi anti-Suriah untuk disahkan oleh Liga Arab. Kedua negara juga telah memveto resolusi serupa terhadap Suriah pada bulan Oktober.

Wakil menteri luar negeri Rusia Gennady Gatilov sebelumnya mengatakan Rusia tidak akan tawar-menawar dengan Barat atas rancangan resolusi di Suriah.

“Ini bukan bagian dari praktek politik kita untuk memperdagangkan prinsip kami,” kata Gatilov.

Berita Dunia; Rusia, Cina Blok Resolusi Anti-SuriahRusia juga menentang sanksi Barat di Suriah. Vitaly Churkin, utusan PBB Rusia mengatakan “masyarakat internasional” tidak boleh ikut campur dalam konflik rumah tangga Suriah dan bahwa sanksi bisa beresiko memanaskan konflik.

“Moskow menolak setiap pendekatan sanksi, setiap upaya untuk menggunakan instrumen Dewan Keamanan untuk bahan bakar konflik, untuk membenarkan intervensi militer,” kata Churkin. “Dewan tidak bisa mendikte parameter untuk sebuah penyelesaian politik internal; dia tidak memiliki otoritas untuk itu.”

Cina memegang posisi yang sama dan mengatakan kepada PBB bahwa sanksi akan semakin memperburuk situasi Suriah, meskipun mengakui bahwa permintaan rakyat Suriah untuk reformasi harus dihormati.

Baca tulisan ini lebih lanjut